Secarik cinta untuk wahyu

Standard

Kamu saat ini sedang kerja.. jauh disana, sungguh saya khawatir apakah gelap malam disana lembut seperti disini.. saya takut hujan lebat dan kamu tidak bawa pakaian yang menghangatkan..
Saya tak bisa tidur karena memikirkan kamu.. sungguh saya tak bisa berfikir jika ada apa2.. saat melihat dua bidadari ini tertidur lelap.. saat setiap tarikkan napas lembut mereka.. saya selalu berharap kamu baik2 saja disana.. saya sungguh sangat berharap Allah menjaga kamu dari segala hal yang buruk dari segala hal yang menakutkan ..
Huff kita hidup dengan cerita yang tak cukup ditulis dengan dengan sebaskom tinta.. ketika bertemu .. ketika kecewa.. ketika pahit menelan air mata.. ketika hidup tak seperti negeri dongeng..
Dan aku memahami bahwa bukan kah setiap kita layak untuk bahagia, untuk mendapat kesempatan dan untuk memperbaiki puing-puing yang berserak.
Akhh malam ini dengan segudang rasa khawatir akan keselamatan mu.. dengan segunung cinta untuk anak-anak yang tertidur pulas aku bahagia bahwa secarik cinta ku selalu adalah kamu..wahyu darwin

image

Limbah dan Sampah Menjadi “Emas” (tulisan lomba essay yang enggak menang ho ho ho :D)

Standard

Limbah dan Sampah Menjadi “Emas”

Oleh : Rahma Dewi

 

 

  1. Potensi  Sampah

Pertambahan jumlah penduduk tentunya berbanding lurus dengan volume limbah yang dihasilkan, baik itu limbah padat dan limbah cair, dan hal tersebut menjadi sebuah permasalah tersendiri bagi pemerintah. Penangan masalah ini sebenarnya lebih kepada perencanaan yang matang dalam sebuah sistem pengolahan sampah yang jika dilakukan dengan displin dan profesional maka limbah-limbah tersebut menjadi sebuah potensi yang memberi manfaat besar bagi kehidupan masyarakat dan pemerintah.

Menjadikan limbah sebagai sebuah produk baru dan kembali menjadi sumber kehidupan tentunya dimulai dengan memahami karakteristik, kandungan limbah, estimasi produk dan hasil samping dengan sistem proses yang ideal, ramah lingkungan dan ekonomis. Kriteria tersebut tentunya dimulai dari sumber daya manusia yang memadai, teknologi yang mendukung dan tentunya suport positif dari pemerintah.

 

akan dijabarkan secara umum tentang sumber limbah dan produk-produk yang memungkinkan untuk dihasilkan dan akan memberikan manfaat sebagai sumber salah satu kebutuhan dan energi bagi manusia. Dari bagan yang terlihat bahwa sebenarnya setiap sampah mempunyai potensi untuk menjadi sumber-sumber kebutuhan primer masyarakat, Sebut saja limbah cair domestik, jika asumsi 200 juta masyarakat Indonesia menghasilkan limbah domestik 1 liter perhari, maka ada 200 juta liter perhari limbah yang dihasilkan penduduk Indonesia, tentu saja ini bukan jumlah yang kecil, jika pemerintah dan para teknokrat bersatu menjadikan limbah ini sebuah potensi, bukankah ianya layak dikatakan sumber daya alam?

 

Lihat juga pada bagian kolom limbah organik, dengan asumsi jumlah penduduk yang sama, kita bisa membayangkan bahwa kita bisa menghasilkan tumbuhan organik yang sehat bagi masyarakat, bukan kah itu juga sumber daya alam?, belum lagi sampah anorganik, lihat pada kolom limbah plastik yang bisa diolah menjadi bbm, bbm adalah sumber daya alam yang kebutuhan nya adalah 1,2 juta liter perhari oleh masyarakat Indonesia, menjadikan plastik sebagai sumber bbm bukankah ini peluang emas, bagi pemerintah dan kaum pihak wiraswasta yang sekaligus membantu pemerintah menjaga lingkungan.

Gambar 1

 

  1. Langkah apa yang harus dilakukan pemerintah?

Semuanya tentu berawal kepada niat dan ketegasan pemerintah melalu sistem perundang-undangan serta rencana jangka panjang terhadap kesinambungan kehidupan masyarakat yang ideal dengan terpenuhinya kondsi lingkungan yang terawat dan kebutuhan akan sumber energi yang memadai dan tercukupkan, adapun langkah-langkah awal yang harus diterapkan agar tetap terjaganya lingkungan dengan memanfaatkan sampah sebagai sumber energi adalah:

 

  1. Persiapan SDM, dan plan tata kota yang tepat.

Dalam kuliah umum yang dilakukan oleh Prof Maine Pieter Van Dijk pada peringatan hari air sedunia 2014 di Unesco, Delft. Beliau mengatakan dengan gamblang bahwa mega proyek Garuda adalah proyek yang sangat complicated, mengapa? Karena semuanya berawal dari berantakkannya sistem tata kota dan lingkungan yang membuat sistem pembuangan limbah cair tidak jelas muaranya, sehingga dengan pertambahan jumlah penduduk permasalahn semakin komplek. Indonesia bukan hanya Jakarta, kota-kota lain dengan jumlah penduduk yang relatif masih sedikit harusnya menjadikan Jakarta sebagai sebuah pelajaran berharga akan pentingnya sistem pembuangan air limbah, sistem pengolahan air limbah dan sistem pengelolaan sampah disetiap kota dan wilayah.

 

  1. Edukasi masyarakat akan kebersihan lingkungan bekerja sama dengan media.

Sekitar dua puluh lima tahun lalu Jakarta jauh lebih baik dari pada Bangkok, saat Indonesia sudah memiliki bandara Soekarno Hatta yang moderen, Bangkok masih dengan bandara yang kumuh dan sesak di DonMuang, saat itu para birokrat dan ahli sudah memperkirakan bahwa Jakarta dan kota-kota padat lain di Indonesia harus secepatnya mempersiapkan sistem trasnportasi dan tata air secepatnya, namun dengan kondisi politik dan edukasi masyarakat yang tidak stabil, maka saat ini justru Indonesia jauh kalah tertinggal dengan Thailand, dalam kasus ini Thailand dan Bangkok dibuat perbandingan karena merupakan sama-sama negara yang memiliki luas lebih besar dan banyak kota didalam negara tersebut. Lalu apa yang dilakukan pemerintah Thailand untuk mengejar ketertinggalan tersebut? Yatu mereka melatih Disiplin akan kebersihan serta mengedukasi tentang pemilahan jenis sampah. Di negara-negara Eropa sistem pemisahan tempat pembuangan sampah terdiri dari 4 – 5 jenis sedangkan Indonesia masih dalam konteks tempat sampah, atau paling tidak dibeberapa kota ada pemilahan antara organik dan anorganik.

 

  1. Disiplin dan profesional melalui pemberlakukan undang-undang yang tegas.

Masyarakat Indonesia jika berkunjung kenegara tetangga bisa menjadi seorang pribadi yang taat aturan, tidak berani membuang puntung rokok sembarangan, tidak berani membuang sampah sembarangan, dan lain sebagainya, semuanya dengan alasan takut didenda, memang mungkin sudah karakter manusia pada umumnya bahwa hukuman yang berat akan menjadi efek jera, setelah pemerintah membuat plan, sistem, menyiapkan dana, dan tenaga ahli, maka sebari mengedukasi,

pemerintah harus membuat undang-undang yang tegas akan kebiasaan masyarakat agar mau proaktif dalam menunjang sistem pemilahan sampah agar mempermudah pemerintah atau perusahaan yang bekerjasama dengan pemerintah untuk penanganan kebersihan menjadi lebih sistematis dan efisien.

Tiga langkah diatas yang harus segera dilakukan kota-kota lain selain Jakarta, karena permasalahan akan sangat komplek nantinya jika langkah tersebut tidak segera dilakukan. Untuk kasus Jakarta tentunya sistem penangan tidak akan jauh melenceng dari tiga tahapan diatas, hanya saja waktu yang dibutuhkan untuk penyelesaian dan kemungkinan menjadikan sampah sebagai komoditi sumber daya alam akan mengalami keterlambatan karena kondisi yang kompleks dan rumit.

  1. Kesimpulan

Melihat sampah sebagai dari sudut pandang yang lebih luas dengan modal ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan modal utama yang harus dikuasi oleh setiap negara atau daerah namun ianya tidak akan banyak bermanfaat jika para pengambil kebijakan tidak memiliki visi keberlangsungan masa depan lingkungan dan masyarakat. Semoga kedepan langkah-langkah kebijakan terhadap kepedulian lingkungan dan sistem pengolahan sampah lebih baik lagi, diharapkan juga agar pemerintah memberikan ruang yang lebih positif terhadap para wiraswasta yang memiliki usaha dibidang penanganan lingkungan dan recycle.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sekolah Lagi

Standard

kali ini saat menulis blog aku tidak minum kopi, juga tidak minum teh atau jus.., aku senang mengunyah krekers coklat hasil malak sekretaris bos kus yang lacinya banyak sekali kue2 dari suplier hehe.. ku comot dua bungkus dan kubawa pulang ke lab, sore ini saat menunggu suami menjemput, aku mengunyah krekers ini dan iseng membuka facebook, aku melihat seorang sahabat bernama yeli yang dapet maste eramus di tiga negara, Jerman, Slovenia dan Belanda.. sebagai makhluk bergolongan darah M ( melala ) aku jadi kepingin.. kepingin untuk berpetualang juga ketempat2 itu.. tempat2 yang jauh..

aku mengerti, segala sesuatu yang dinginkan sebaiknya harus didasari dari sebuah niat untuk kebaikan, misal mau sekolah lagi keluar negeri untuk apa? apa untuk pamer poto keren doang? untuk eksistensi, untuk naik gaji? aku bertanya apa mau ku dari keinginan ku sekolah lagi, dan aku harus jujur semua alasan diatas masuk dalam alasan ku, dan akhinra kuputuskan untuk mundur mendaftar beasiswa nfp tahun ini.. entah kenapa, nilai toefl yang memang belum kupersiapkan, serta pedekatean ke prof yang yang jadi target ku yang belum aku lakukan.. aku hanya bertanya2 untuk apa semua keinginan ini?

baiklah dan akhir-akhir ini aku merenung.. aku melihat orang-orang dekat yang berada disekeliling ku, suami, anak, aku ingin mereka selalu bahagia, aku ingin mereka bangga, aku ingin mereka selalu aman.. aku ingin bawa mereka menjelajahi mimpi2 ku, menjelajahi setiap misi dan harapan ku..

ya.. aku ingin bawa mereka sekolah juga😀

akh entahlah.. krekers nya sudah habis.. suami belum datang menjemput, tahukah dia bahwa menunggunya adalah bagian waktu yang mengharu biru, selalu harap dan cemas, ( lebay )😀.. tiba2 aku langsung berfikir.. untuk mulai ngompori suami ku untuk sekolah bareng lagi.. xixiix ayo bang, kita jelajahi setiap tarik napas kita di belahan dunia yang berbeda, kita bawa pasukan untuk mengenal setiap sisi kehidupan, untuk banyak belajar dan untuk mengenal betapa Tuhan maha kuasa untuk alam semesta, ayo kita bawa pasukan untuk mengajarkan mereka arti menjadi asing, menjadi berbeda, menjadi sendiri, menjadi memahami, menjadi toleransi, menjadi saling mengenal dan tentunya menjadi mereka kaya akan inspirasi dan ilmu pengetahuan..

lalu aku sadar.. itu tujuan ku sekolah lagi, ini bukan masalah secarik kertas ijazah, buka juga pamer foto di fb, bukan eksistensi, tapi ini tentang pilihan hidup, tentang belajar dan tentang pengalaman, tentang ilmu pengetahuan dan tentunya tentang kebermanfaatan,.. ya aku ingin sekolah lagi Tuhan.. tapi tidak sendirian, aku ingin bersama keluarga.. kami ingin belajar bersama..

krekers.. ku sudah habis.. dan sang pangeran dan putri kecil datang menjemput.. see u..

Anaerobic Sludge Granular System (UASB), Instalasi Pengolahan Air Limbah Yang Memiliki Nilai Tambah Menguntungkan

Standard

Anaerobic Sludge Granular System (UASB),

Instalasi Pengolahan Air Limbah  Yang Memiliki Nilai Tambah Menguntungkan

Pertumbuhan  penduduk di Indonesia tentunya akan berbanding lurus dengan naiknya kebutuhan akan air dan energi, dan meningkatnya konsumsi tersebut tentunya juga akan menghasilkan limbah yang sama jumlahnya, ianya tentunya akan menjadi permasalahan yang membutuhkan jalan penyelesaian yang bersifat berkesinambungan, dan tidak menghasilkan hasil samping kembali selain hasil samping yang bermanfaat.

Air limbah yang dihasilkan volumenya tentu tidak jauh berbeda dengan air yang kita konsumsi, pertambahan jumlah penduduk yang signifikan serta terbatasnya lahan tentunya memberikan masalah baru yaitu bagaimana ketersedian air bersih dimasa mendatang.

Banyak sekali metode dan teknologi terbaru tentang bagaimana mengelola air limbah, namun teknologi Granular sludge adalah termasuk teknologi baru yang masih terus dipelajari dan dilakukan penelitian, teknologi ini sebenarnya baru mulai terdengar diawal tahun 2000 namun sesungguhnya teknologi ini diteliti pada tahun 1970 oleh Dr. Gatza Lettinga dkk di Universitas Wagenigen khususnya mengenai anaerobic granular sludge.

Lalu apa dan bagaimana system kerja Anaerobic Sludge Granular System, apa yang dihasilkan dari sistem ini? apa kegunaan dari sistem ini ? Dibawah ini akan dipaparkan satu persatu mengenai sistem UASB tersebut.

Anaerobic Sludge Granular Teknologi

Anaerobic granular sludge teknologi atau yang biasa disebut ” upward flow anaerobic sludge blanket ( UASB) adalah sebuah sistem dimana air limbah masuk kedalam tangki anaerobik melewati aliran keatas reaktor vertikal yang sudah terdapat sludge yang menggandung mikroorganisme atau biasa disebut sludge bed atau blanked, kontak air limbah dengan sludge yang mengandung bakteri yang kemudian membentuk sludge secara alami sebesar 0.5 –  2 ukuran sludge yang lebih besar inilah yang disebut sludge granular yang mengandung biomassa lebih banyak yang selanjutnya akan menghasilkan gas methan.

Untuk lebih mudahnya memahami tentang sistem UASB tersebut bisa dilihat pada gambar dibawah ini :

UASB reaktor

Gambar : Cross-section of an Upflow Anaerobic Sludge Balnket (UASB) reactor. Tilley et al. (2008).

Sistem ini secara umum terlihat sederhana dikarenakan hanya membutuhkan sebuah reaktor untuk sebuah pengolahan limbah, ianya tentu lebih menghemat lahan, selain itu system ini tidak membutuhkan aerasi dan tentunya dari sisi ekonomis lebih menguntungkan. Namun Sistem ini membutuhkan volume yang besar dengan kondisi yang stabil serta monitoring yang lebih teliti.

Sistem UASB sangat menitik beratkan pada pertumbuhan bakteri tersuspensi yang tepat waktu atau lebih dikenal dalam istilah  Hidrolic Retention Time (HRT) dan laju beban organik  atau Organic Load Rate (OLR) yang harus dipertahankan dalam rangka memfasilitasi agregasi biomassa padat atau dikenal sebagai proses granulasi. Untuk lebih jelas dapat juga di lihat pada gambar dibawah ini dari sisi samping reaktor.

UASB samping

 http://intalasipengolahanairlimbah.blogspot.com/2010/05/anaerobic-biogranulation-sludge-blanket.html

Lalu bagaimana cara membuat tangki UASB? Saya akan sedikit menjelaskan secara umumnya yaitu pertama-tama sebelum melakukan membuat tangki UASB ini adalah kita harus membuat point map yang menjadi dasar  pertimbangan dan harus diperhitungkan dalam operasi UASB di unit pengolahan air limbah. Point map tersebut adalah:

  1. Mengkondisikan atau mensetup pH optimum, ph Max, dan pH minimum untuk memastikan kehidupan bakteri flokulasi.
  2. Dibuat perhitungan awal volume lumpur sebagai starup yaitu kira-kira 10 % dari volume tangki UASB.
  3. Hitung kebutuhan nutrisi N dan P pada kondisi kandungan COD tertentu.
  4. Hitung juga kondisi COD, dan BOD optimum, maksimum dan minimum.
  5. Hitung juga kebutuhan Ca2 untuk membantu proses granulasi.

Sedangkan beberapa point yang harus diperhitungkan dalam pembuatan tangki UASB adalah sebagai berikut:

  1. Flow rate air limbah
  2. HRT ( Hidrolic retention time)
  3. Kandungan COD rata-rata air limbah yang masuk.
  4. Beban organik yang terdapat dalam air limbah
  5. Suhu rata-rata wilayah pembuatan tangki.

Adapun sistem perancangannya dibagi menjadi dua kategori berdasarkan angka COD pada air limbah dimana jika air limbah mengandung  COD kurang dari 5000 ppm, maka desain tangki menitik beratkan pada volume air, sedangkan jika angka COD lebih dari 5000 ppm maka desain tangki menitik beratkan pada kandungan organik rata-rata.

Adapun target dari system ini adalah mengubah “black water” menjadi pure water dengan angka amoniak dan COD yang rendah serta menghasilkan gas methane yang berfungsi sebagai sumber energy. Teknologi ini sebenarnya sangat tepat digunakan untuk negara dengan iklim yang normal sepanjang masa, oleh sebab itu Indonesia sangat tepat menggunakan teknologi ini, mengingat suhu dinegara kita hampir stabil disepanjang tahun.

Teknologi ini dapat diterapkan dengan mensentralisasikan  system saluran “black water” diseluruh kota diIndonesia, sehingga hasil samping berupa gas methan dapat digunakan kembali sebagai kebutuhan energi masyarakat. Untuk lebih memudahkan pemahaman kelebihan teknologi ini dapat dilihat pada point daftar kelebihan  dan Kekurangan dari system UASB:

A. Kelebihan

  1. Lebih efisian dikarenakan air limbah yang dibutuhkan dalam jumlah yang besar.
  2. Menghasilkan Biogas yang dapat digunakan sebagai sumber energi.
  3. Tidak membutuhkan sistem aerasi sehingga hemat listrik
  4. Bisa dibangun dibawah tanah sehingga menghemat kebutuhan lahan.
  5. Sisa sludge atau lumpur bisa dimanfaatkan sebagai pupuk, sedangkan effluent yang mengalir kebadan air dapat menyuburkan tanah.
  6. Tidak menghasilkan bau dan mengurangi emisi gas CH4 dab CO2.

 

B. Kekurangan

  1. Memerlukan SDM yang sangat ahli dibidang konstruksi, operasi dan pemeliharaan.
  2. Kemungkinan terjadi ketidakstabilan dalam perawatan dikarekan sistem hidrolik yang kompleks dan variable organik yang sensitif. ( kembali mengacu ke point pertama)
  3. Lamanya fase starup.
  4. Kondisi listrik dan air yang masuk harus stabil.
  5. Tidak cocok untuk negara dingin.

Dari point diatas maka dapat dengan jelas bahwa teknologi ini sangat memungkinkan diterapkan di Indonesia, hanya saja syarat IPTEK dan SDA sangat berpengaruh. Jika kelak teknologi ini dibangun demi mencukupi kebutuhan air bersih dan kebutuhan energi yang berbanding lurus, maka UASB adalah pilihan tepat dengan konsentrasi yang matang.

Daftar Pustaka

1. http://www.pusair-pu.go.id/index.php/hasil-litbang/328-instalasi-pengolahan-air-limbahipal

2. http://www.sswm.info/category/implementation-tools/wastewater-treatment/hardware/semi-centralised-wastewater-treatments/u

3. http://missrifka.com/discussion/sizing-of-uasb-pond-for-wastewater-treatment-plant.html

my cleaver bos

Standard

beberapa kali saya beli buku yang judulnya my stupid boss.. 

asli ngakak bacanya.. guling2.. menurut gue sih sah2 aja.. lagian doi ga nyebarin tampang si bos..

kadang pas gue baca kesiann jugee.. kasian banget punya bos error banget.. 

tapi ya mau gimana namanya juga profesi mau stupid bos mau oon bos hehe jalai aja..

sama.. gue juga punya stupid bos.. xixi susah dah gue mendeskripsikannya.. mirip2 bos nya yang nulis my stupid bos..

hanya saja untungnya dia bukan owner perusahaan gue.. tapi ya atasan gue gitu hahahah

sudahlah jangan bahas si bos gue itu.. nah diakrenakan gue masih anak buah banget.. gue punya banyak bos donkk

ada satu bos yang baek.. walau kadang kalau ngomong amit2 pengen gue kasi sendal jepit pake saos

tapi sejujurnya omongnya walau nyelekit banyak positifnya.. misal nich salah satu percakapan gue beberapa waktu lalu

Gue : Dear Boss.. is posibble we increase COD level till 4000 ppm with glucose added

In influent or holding tank and we can produce bio gas? Heehhe ( just discussion)

 Si Bos               : dilution/ saturation point? Sell biogas to who? Containment? Storage?  Piping? Regulation ?

Gue                  : Biogas for us J hehhe

Si Bos               : where?

Gue                  : in wwtp😀

Si Bos               : 4 what ?

Gue                  : ( mulai bete.. ya buat kita lahh ) cari aman  “ just discusion lah bos😛

Si Bos               : economic viability? Availibiality? Permits? ROI, ? Feasibility? Initial? investment cost?

Gue                : ( jiahhhhh.. makin kesudut neh..) I just thinking about product development, and its your decision to make it become businies development, I will support u by data hehee :p

Si Bos  :  Product development includes businiess development viability. Idea without economic basis don’t work in real world

Gue : hahhaa ( dalam hati kutu kupret..) ngeless ni yee..:P

Si Bos : open basic management businis + engineering book and u tell me next ur idea with all economical basis

Gue : I”ll  be the one open my own company if I can do everything,😀 why u don’t ask me to open marketing book also😛 ?

Bos : Ngeles ni yeee..:P

 

nah si bos aslinya juga kayanya dah bosen kerja di perusaahaan ini hanya saja dia ga mungkin pindah dari pulau tercinta

lagian kasian juga sih denger2 gajinya ga terlalu layak untuk orang yang berkapasitas kayak dia.. ehmmm

gue cuma bisa doain semoga lah bos sang empu company cepet naikin gaji elo 2 kali lipat 

aslinya gue sendiri sih dah bete banget kerja di sini. bosen ilmu gue dari Holand belum juga di aplikasikan.. gimana mau di aplikasikan nah gue belajar software disono.. disini softwarenya kagak ada..

ehmm tiba2 gue buntu.. tapi gue coba berfikir bahwa waktu luang adalah kesempatan..

ga tau kesempatan apa setidaknya kesempatan main game atau mau fb ho ho ho..:D

trus gue mau ngapain yaa akhirnya gue nulis blog dah yang lama ga keurus..

mulai sekarang gue berjanji akan rajin nulis blog

akan rajin baca buku setelah perkerjaan gue  selesai..

kadang pengen juga gue resign and gue cari kerja di tempat lain..

tapiiiiiiiiiiiiiii bagai mana mungkin.. ( mulaii..) secara gue sekarang udah emak2.. anak2 gue mana mau di tinggal lama2..

nanti mereka nangis.. manggil mamaaaaaa.. pulanggg

hadehhh bukan kah cita2 gue ingin jadi wanita ahli di bidang wastewater..

bagaimana ini.. ada anak2.. ada keluarga ada cita2.. ada finansial semua harus gue kejar..

terus terang gue emang ga mau berhenti kerja.. lagi suami gue ga ngijinin.. kata suami gue dari pada loe ngerumpi ma tetangga mending loe kerja.. lagian anak2 pada sekolah. kecuali kagak punya pembokat.. duhh

gue mulai galau.. galau segalau2nya.. 

ya sudah kali ini gue ga salah pilih.. setelah gue menulis.. hilang lah galau gue.. oke dah mulai asar.. gue sholat asar dulu.. trus gue mulai kerja lagi nyelesaiin sample2..

abis itu gue pulang dan ngurusin anak2..

😀

 

Short Course IHE Unesco

Standard

Hampir 2 minggu saat aku menulis surat ini aku sedang menikmati hari-hari hidup dinegeri Belanda.. menjadi mahasiswa tamu dalam rangka short course tentang model pengolahan limbah, awal nya aku berfikir training ini sekedar simulasi sederhana dan ceramah tentang wastewater treatment.. tapi alangkah terkejutnya diriku saat mengikuti kuliah.. ternyata aku berada di kelas master chemical or environment enginering.. tiba2 aku merasa kerdil bangett dan… minderrrrrr.. gila gue kan baru d3 doang.. :D… oke.. minum kopi dulu.. D:..

20130502_163159

 

nah ntu diatas futu software yang gue pelajari..

kalau futu2 narsis gue di belanda nich gue uplotin deh biar pada ngiri eh salah biar pada semangat untuk bisa dapetin beasiswa juga yaa heheeh

083

 

sebenarnya gue masih betah di negeri kompeni ini.. tapi saat ini gue harus balik dulu secara gue baru dapet beasiswa short course doang.. nahh 2 tahun lagi gue berharap insyaAllah gue bisa dapetiin master disini.. nunggu anak gue gede dikit hehhee..

IMG_2116

 

Pilihan

Standard

Ketika kita akan menyeduh kopi.. maka kita akan membuat pilihan tentang berapa takaran kopi, gula, dan airnya.. tentang berapa suhu air yang harus kita tuangkan , juga tentang apakah kopi tersebut akan kita campur dengan susu atau krim.. semua adalah pilihan kita.. kita yang akan memahami rasanya.. dan kita yang akan meneguk hingga dalam setiap tetesnya.. tak ada yang perlu di sesali .. yang ada hanya dinikmati..

mungkin kadang gula nya kurang..gampang tambahkan saya gulanya..:) atau airnya kebanyakan.. tambahkan juga kopi dan gulanya, airnya kepanasan, cemplungkan saja sebongkah kecil es batu .. atau awalnya penasaran ingin tambah krim.. tapi ternyata kita tidak suka kombinasi rasanya.. gampang.. bikin baru aja.. hahaah..

yah.. mungkin kurang lebih seperti itu kita menjalani kehidupan kita.. pilihan tentang ini dan itu, memperkirakan kemungkinan dan memahami ketidakpastian, atau  membuat keputusan berani mengganti jalan dan pilihan.. kita sesungguhnya sadar akan pilihan kita.. dan yakin lah.. semuanya akan baik2 saja ..saat kita menikmati setiap tegukan dengan senyum tulus yang ceria.. dengan melihat sisi lain dari pilihan kita yang .di anggap unik.. yang di anggap nekad.. yang bahkan tak sedikit yang mencibir.. jangan surut..jika setiap langkah kita adalah keiklasan.. dengan tujuan baik mengharap ridho Tuhan.. maka kita akan menemukan kebahagian yang tak mungkin bisa dimengerti oleh siapa pun..

Teman.. silahkan pilih dan seduh kopi mu.. lalu ciumlah aromanya.. dan nikmati setiap tetes pekatnya.. dan saat itu kau akan mengerti setiap kita punya selera..

halaaahhhhhhhhhhhhh

oke ini ngebahas tentang berbagai macam pilhan dalam hidup yang kita ambil..

kadang aneh.. kadang tidak berlaku normatif.. tapi yakin lah.. kamu akan enjoy.. jika kamu be ur self..😀

minum kopi dulu..😀